11 August 2014

Branding, Advertising dan Marketing Public Relation

Sejak tahun 1984 sampai sekarang, produk-produk Apple selalu laku keras di pasaran. Fenomena yang tidak biasa untuk produk yang dinilai memiliki harga yang kemahalan. Apple berhasil mengalahkan produk-produk kompetitornya yang sebenarnya memiliki fitur tidak kalah canggih serta memiliki harga yang cenderung lebih murah.

Pada tahun 2012, Magnum membayar sutradara Bryan Singer untuk menciptakan iklan ‘As Good As Gold’. Iklan ini diciptakan agar terlihat seperti sebuah trailer film sungguhan. Hasilnya, meskipun rasa Magnum Gold sebenarnya relatif biasa saja, namun iklan ini berhasil membangkitkan minat dan rasa penasaran masyarakat Indonesia terhadap Magnum.

Dua tahun sebelumnya, pada tahun 2010, Pantene berhasil meraih prestasi sebagai market leader di bidang shampo dengan mengalahkan Sunsilk dan Clear. Keberhasilan Pantene ini tidak lepas dari strategi untuk menjadikan Anggun sebagai brand ambassador. Anggun, sebagai brand ambassador sejati--yang memang memiliki rambut bagus dan benar-benar pengguna Pantene-- berhasil menjalankan tugasnya dengan baik.

Tiga kasus diatas memiliki satu persamaan: Apple, Magnum dan Pantene merupakan perusahaan/produk yang berhasil meningkatkan jumlah pendapatan melalui suatu usaha komunikasi. Namun jika diperhatikan lebih dalam, sebenarnya tiga kasus di atas memiliki perbedaan yang sangat signifikan: Apple sukses lewat proses branding, Magnum sukses lewat strategi advertising/periklanan, dan Pantene sukses lewat usaha marketing public relation.

Branding, advertising dan marketing public relation merupakan tiga jenis strategi komunikasi yang bisa dikatakan serupa tapi tak sama. Ketiganya bisa meningkatkan keuntungan perusahaan, tapi mereka memiliki teknik yang cenderung berbeda. Ilustrasi di bawah ini akan menjelaskan perbedaan di antara ketiganya. Let's enjoy it!

*Gambarnya jelek, buru-buru bikinnya. Tapi abaikan aja deh, yang penting kan isinya.


    source: indoCCom, by: Fikri Fauzan Hasan *kyuuki


Author : Zainoel Arifin Isa'i

Ketika aku tidak nongkrong di warung kopi atau menyusuri hutan atau juga mendaki gunung, aku sibuk menjadi tukang desain lepas/ freelance yang bermarkas di sudut ruang kamar belakang rumah di daerah pelosok desa terpencil lereng gunung Arjuno.... Facebook : -Mbah Djojo-

1 comment:

  1. Siang Boss,

    artikelnya ringan tapi bener2 menjelaskan perbedaan dan makna dari advertising, branding dan public relation
    boleh ya saya share artikelnya di blog saya....??

    terima kasih

    ReplyDelete

Berkomentarlah yang bijak, iklan/spam langsung dihapus